Headlines News :

Taman Nasional Teluk Cendrawasih Provinsi Papua

Written By Unknown on 6 Jul 2013 | 10.48

Taman Nasional: Kekayaan alam Indonesia terdapat diberbagai daerah dari sabang hingga merauke, yang berpotensi untuk dikembangka menjadi objek wisata Nasional maupun Internasional. Salah satunya adalah Taman Nasional Teluk Cendarawasi yang terletak di Kabupaten Monokwari dan Kabupaten Paniai/Nabire Provinsi Papua.

Taman Nasional Teluk Cendrawasih memiliki area seluas 1.453.500 hektar yang merupakan Taman Nasional perairan laut terluas di Indonesia, yang terdiri dari daratan dan pesisir pantai (0,9%), daratan pulau-pulau (3,8%), terumbu karang (5,5%), dan perairan lautan (89,8%) (sumber wikipedia).

Keanekaragaman dan atraksi wisata yang dapat dinikmati dalam Taman Nasional ini adalah terdapat fauna langka seperti Guyuh, Paus biru, Lumba-lumba, Penyu, Hiu paus dan sebagainya. Keindahan alam terumbu karang, pemandian pulau-pulau yang masih sangat alami sehingga Taman Nasional ini menarik untuk dinikmati para wisatawan.

Selain itu, para wisatawan juga dapat menikmati gejala alam seperti: Air terjun, Goa tengkorak, dan lain-lain. Selain memiliki keindahan alam yang masih alami, Taman Nasional Teluk Cendrawasih ini memiliki sejarah yang menarik untuk diketahui. Dimana dulunya Taman Nasional ini terjadi karena bekas pesawat tempur Jepang yang tenggelam di peraian Taman Nasional Teluk Cendrawasih.

Aksebilita yang dapat dilalui menuju kawasan ini adalah dapat ditempuh dari: Monokwari - Distrik Rinski (darat) sekitar 3 jam perjalanan. kamudian dari Pulau Rumberpon (longboad) sekitar 2 jam perjalanan. Kamudian dari Monokwari - Romberpon (longboad) 2 jam perjalanan, Nabire - Distrik Kwatsisore (longboad) 2,5 jam perjalanan, Nabire - Pulau Pepaya (speedboad) 2 jam perjalanan, dan dari Nabire - Pulau Angromeos (speedboad) dengan jarak tempuh sekitar 3,5 jam perjalanan.

Buadaya masyarakat kampung Yende yang masih terpelihara dan terjaga membuat kawasan Taman Nasional Taluk Cendrawsih ini menarik untuk dikunjungi. (tni.blog)

Taman Nasional Ujung Kulon Provinsi Banten

Written By Unknown on 5 Jul 2013 | 22.53

Taman Nasional: Objek wisata Taman Nasional Ujung Kulon terletak di bagian paling barat Pulau Jawa, atau tepatnya di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, yang didirikan pada tahun 1980.

Taman Nasional ini merupakan Taman Nasional yang pertama diresmikan di Indonesia menjadi salah satu warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO pada tahun 1991, dengan memiliki luas 120.551 hektar.

Dalam Taman Nasional ini terdapat perwakilan ekosistem hutan hujan tropis daratan rendah yang tersisa dan terluas di Jawa barat. Taman Nasional ini merupakan salah satu objek wisata yang terdapat di Provinsi Banten yang sudah dikelola oleh Pemerintah Daerah setempat menjadi kawasan wisata alam.

Dalam kawasan ini terdapat satwa langka Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus). Selain itu, dalam Taman Nasional ini juga terdapat satwa lainnya seperti: Banteng, Rusa, Kancil, Owa, Macan Tutul, Kucing batu, Rangkong, Merak, Buaya, Penyu, dan sebagainya.

Pemandangan indah lainnya yang dapat dinikmati dalam Taman Nasional Ujung Kulon ini adalah keindahan alamnya yang masih alami seperti, Hutan pantai, Pantai pasir putih, Terumbu karang, Padang rumput yang sangat indah dan menarik. Sementara untuk gejala alamnya juga terdapat beberapa kawasan berupa, sumber air panas, air terjun, sungai, dan lain-lain.

Aksebilitas ke Taman Nasional Ujung Kulon ini dapat ditempuh melalui: Jakarta - Serang - Pandeglang - Labuan, yang memiliki jarak tempuh sekitar 6 jam perjalanan dengan menaiki kendaraan umum bus/minibus, kendaraan pribadi, maupun kedaraan roda dua. Rute ini sengaja dipersiapkan bagi para pengunjung yang ingin reservasi/ijin masuk di kantor labuan. (tni.blog)

Taman Nasional Bunaken Sulawesi Utara

Written By Unknown on 4 Jul 2013 | 19.39

Taman Nasional: Taman Nasional Bunaken memiliki luas 89.065 hektar yang terdapat di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Berbagai atraksi wisata dapat pengunjung nikmati dalam kawasan Taman Nasional ini. Dimana merupakan perwakilan ekosistem perairan tropis Indonesia.

Dalam Taman Nasional Bunaken terdapat kelengkapan tipe terumbu karang, jenis bakau dan padang lamun juga merupakan lintasan beberapa jenis mamalia laut yang dilindungi. Selain itu, para pengunjung juga dapat menikmati peraiaran laut yang jernih dan berenang untuk memanjakan tubuh para wisatawan.

Untuk menuju lokasi Taman Nasional Bunaken dapat ditempuh melalui jalur laut, dari Pelabuhan Manado ke Pulau Siladen dengan jarak tempuh sekitar 20 menit perjalanan. Kamudian dari Pelabuhan Manada ke Pelabuhan Bunaken dengan jarak tempuh sekitar 30 menit, selanjutnya Pelabuhan Manado ke Pulau Montehage dengan jarak tempuh lebih kurang 50 menit perjalanan, dan dari Pelabuhan Manado ke Pulau Nain dengan jarak tempuh sekitar 1 jam perjalanan.

Atraksi wisata yang dapat dinikmati pada kawasan Taman Nasional Bunaken ini adalah, terdapat beberapa jenis fauna, yaitu: Kera hitam sulawesi, Tarsius, Kuskus, Dugong, Paus, Lumba-lumba, penyu, dan lain sebagainya. Keindahan alam yang masih alami dihiasi dengan terumbu karang dan hutan bakau, sehingga Taman Nasional ini menjadi salah satu objek wisata alam yang ahir-ahir ini menjadi menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan untuk berkunjung.

Taman Nasional Pulau Kalimantan

Taman Nassional: Pulau Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia yang ditumbuhi/dikelilingi oleh hutan rimba yang berpotensi untuk dikembangkan menjadai kawasan wisata alam. Sedikitnya terdapat 8 Taman Nasional yang dikelola oleh Pemerintah Daerah setempat menjadi kawasan wisata alam.

Menurut data Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutang Lindung Ditjen PHKA - Kementerian Kehutanan, sedikitnya terdapat/tercatat 8 Taman Nasional di Pulau Kalimantan yang sudah dikelola menjadi kawasan wisata alam, diantaranya adalah:
  1. Taman Nasional Gunung Pallung, yang terdapat di Kabupaten Ketapan.
  2. Taman Nasional Danau Sentarum, yang terdapat di Kabupaten Kapuas Hulu.
  3. Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, yang terdapat di Kabupaten Kosongan.
  4. Taman Nasional Betung Kerihun, yang terdapat di Kabupaten Kapuas Hulu.
  5. Taman Nasional Tanjung Puting, yang terdapat di Kabupaten Kota Waringin.
  6. Taman Nasional Sebangau, yang terdapat di Kabupaten Pulau Pisang.
  7. Taman Nasional Kayan Mentarang, yang terdapat di Kabupaten Bulungan.
  8. Taman Nasional Kutai, yang terdapat di Kabupaten Kutai Timur.
Dari kedelapan Taman Nasional ini memiliki daya tarik tersendiri, dan berbagai macam atraksi wisata lainnya yang terdapat pada setiap Taman Nasional, sehingga menarik untuk dikunjungi. Sebagian besar Taman Nasional tersebut sudah terkenal pada level nasional, maupun level Internasional.

Taman Nasional Kelimutu Provinsi Nusa Tenggara Timur

Taman Nasional: Taman Nasional Kelimutu terletak di Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki luas sekitar 5.356,50 hektar. TN Kelimuti ini merupakan salah satu Taman Nasional terbesar yang terdapat di Indonesia. 

Seperti pada Taman Nasional lainnya, Taman Nasional Kelimutu juga memiliki daya tarik dan keindahan alam yang masih alami, dan tidak kalah menarik/mempesona dari Taman Nasional lainnya.


Yang paling menarik untuk dikunjungi dalam Taman Nasional ini adalah, terdapat tiga buah danau kawah yang terletak di puncak gunung kalimutu, dimana masing-masing danau tersebut mempunyai warna air yang berbeda-beda, serta selalu berubah-ubah warna (seperti yang terlihat pada gambar).

Untuk mengunjungi Taman Nasional Kalimutu ini dapat ditempuh melalui darat, udara, dan laut dengan rute:
  • Darat: Ende - Moni dengan jarak 52 km, selanjutnya dari Moni - Danau Kalimutu berjarak 13 km. Kemudian, dari Maumere - Moni dengan jarak 95 km.
  • Udara: Kupang - Ende (setiap hari), Kupang - Maumere (setiap hari), dan Denpasar - Ende.
  • Laut: Surabaya - Denpasar - Bima - Waingapu - Ende - Kupang - Alor - Kupang - Ende (setiap 2 minggu) dengan menaiki kapal PELNI. Kamudian, Kupang - Ende - Waingapu - Ende (Ferry Biasa) setiap minggu.
Atraksi wisata yang terdapat dalam Taman Nasional Kelimutu adalah terdapat Flora Rhododendrom reschianum, Begonia kelimutuensis, Vaccinium sp, Cemara Gunung (Casuarina junghuniana), dan Hutan Flores. Sementara untuk Gejala Alamnya sangat unik, yaitu terdapat tiga danau yang berbeda warna, dan sering berubah warna,

Budaya yang terdapat di sana adalah kerajinan tenun ikan, upacara adat masyarakat masinh sangat terpelihara, sehingga menambah daya tarik bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal untuk berkunjung ke Taman Nasional Kelimutu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

World News

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Taman Nasional Indonesia - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger